Problem Solving

Problem Solving atau Pemecahan Masalah adalah kemampuan berpikir yang utama karena hal itu meliputi;

  1. Berpikir Kreatif, adalah berpikir yang memberikan perspektif baru atau menangkap peluang baru sehingga memunculkan ide-ide baru yang belum pernah ada. Kreatif tidak hanya demikian tetapi juga dapat merupakan sebuah kombinasi, yaitu kumpulan gagasan baru yang merupakan hasil dari gagasan-gagasan lama, yang digabungkan menjadi sebuah ide baru yang lebih baik. à bersifat subyektif.         

  2. Berpikir Analitis, adalah berpikir yang menggunakan sebuah tahapan atau langkah-langkah. Langkah berpikir analitis ialah dengan menguji sebuah pernyataan atau bukti dengan standar objektif, melihat bawah permukaan sampai akar-akar permasalahan, menimbang atau memutuskan atas dasar logika yang telah diperhiungkan dan diukur.

Kedua cara ini tidak saling bertentangan, tetapi saling melengkapi sesuai konteksnya. Sebagai contoh Anda perlu berpikir kreatif dalam memecahkan sebuah persoalan, namun anda juga perlu berpikir Analitis untuk memutuskan mana yang terbaik diantara kemungkinan kreatif anda.

 

 

 

Strategi Problem Solving

  1. Trial and error, Adalah pemecahan masalah berdasarkan mencoba-coba. Kelemahannya adalah menggunakan proses memory jangka pendek (STM), cenderung tanpa analisa dan minimnya informasi, sehingga dalam proses trial tersebut tentu akan memakan waktu yang lama.

  2. Informational Retrieval, yaitu mendapatkan kembali informasi yang telah diperoleh (LTM). Mencari informasi (mengingat – beranalisa) yang diperlukan untuk membuat suatu keputusan.

  3. Algoritma, yaitu suatu metode pemecahan masalah yang menjamin suatu pemecahan masalah jika tersedia kesempatan bagi seseorang untuk mengembangkannya.

  4. Heuristic, yaitu membantu untuk menyederhanakan masalah, dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu. Ada empat metode Heuristic yaitu:

    1. Hill Climbing, Suatu stategi Heuristic dimana setiap langkah menggerakkan secara progresif untuk lebih dekat pada tujuan akhir

    2. Subgoals, Metode pemecahan suatu masalah dengan menjadikannya lebih kecil atau menjadi bagian-bagian, dimana-mana masing-masing tersebut bertujuan untuk mempermudah pemecahan

    3. Mean and Analysis Suatu stategi Heuristic yang sasarannya untuk mengurangi perbedaan antara situasi yang terjadi dengan tujuan yang diinginkan melalui perantara suatu cara.

    4. Working Backward Suatu stategi Heuristic dimana kita harus bergerak mundur dari tujuan kita dalam keadaan-keadaan tertentu

    5.